Cibaduyut, Sentra Produksi Sepatu di Bandung

Cibaduyut, sebuah daerah di Bandung, yang namanya terkenal bukan hanya di dalam negeri, tapi juga cukup populer di negara luar. Daerah ini dikenal sebagai sentra kerajinan sepatu yang sudah tak asing lagi di telinga. Bila Anda jalan-jalan ke Jalan Cibaduyut, tak pelak lagi, sejauh mata memandang terhampar beragam model sepatu karya kreativitas anak bangsa yang membanggakan.

Sentra kerajinan sepatu cibaduyut ini telah lama lahir. Hampir sebagian warganya pun bergerak sebagai pelaku usaha dan pembuat sepatu, yang umumnya dilakukan secara turun temurun. Salah satu pemilik toko di bilangan Cibaduyut, Cep Rohman juga mengakuinya. Ia, akunya, telah lama menggeluti bidang perindustrian sepatu, tepat sejak tahun 1972, yang pertama kali dikelola oleh ayahnya. Baru pada tahun 2004 sampai sekarang, usaha orang tuanya itu ia lanjutkan dan kembangkan.

Jenis sepatu yang diproduksi beragam. Dari mulai sepatu dewasa laki-laki, khususnya sepatu dinas, PDL, PDH, hingga sepatu dan sandal perempuan dan anak-anak. Tak ketinggalan juga memproduksi sepatu sport. “Kebanyakan konsumen memesan jenis sepatu dewasa laki-laki maupun perempuan, sepatu anak-anak jarang diminati,” ujarnya. Berbeda dengan Cep Rohman, Andri Andrian, justru lebih banyak memproduksi sepatu jenis sport, karena peminat yang datang lokasi usahanya justru kebanyakan golongan remaja.

Jangkauan pemasaran industri sepatu cibaduyut, bukan hanya didistribusikan di pulau Jawa, tetapi juga hingga ke pulau lain, seperti Kalimantan, Sumatera, dan lainnya. Bahkan ada juga yang diekspor ke luar negeri. Potensi bisnis sepatu cibaduyut sesungguhnya luar biasa, tapi sayangnya masih terhambat berbagai kendala. Dari mulai permodalan, sampai pemasarannya. Pemerintah pun terbilang kurang memberikan perhatian.

Lazimnya sebuah usaha, bisnis sepatu cibaduyut pun selalu mengalami pasang surut, tergantung situasi dan kondisi. Tingkat persaingan yang lumayan cukup besar, juga turut berpengaruh. Menjelang hari raya Idulfitri memang melonjak tajam, tapi setelah itu tak jarang menghadapi situasi bisnis yang tidak menggembirakan.

Penghasilan yang diperoleh beragam, tidak selalu sama, antara pengusaha yang satu dengan pengusaha yang lainnya. Cep Rohman,  misalnya, penghasilan kotor per bulan sekitar Rp.10.000.000, bersihnya sekitar Rp.4.000.000.  Yang lain, bisa kurang, bisa juga lebih, tergantung strategi dan modal usaha yang dilakukannya.* [Sendi Sendiyana]

Iklan

1 Komentar

Filed under Ekonomi, Feature

One response to “Cibaduyut, Sentra Produksi Sepatu di Bandung

  1. Rifin

    kalo sepatu untuk remaja, untuk anak kuliahan atau anak sekolahan ada gak?
    trus kalo mau jadi distributor bagaimana caranya ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s